Jumat, 06 Maret 2015

Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau Wifi

Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau WAN
Sharing Printer merupakan penggunaan sebuah printer yang dapat digunakan oleh beberapa komputer bersama-sama dalam satu jaringan LAN atau Wifi. Share Printer sekarang sudah banyak dilakukan oleh kantor-kantor, Bank, Sekolah-sekolah, Rental Komputer maupun warnet, selain menghemat jumlah printer juga dapat menghemat ruangan, Anda bisa bayangkan jika ada sepuluh komputer dalam satu ruangan dan setiap komputer memiliki printer masing-masing, tentu akan memakan banyak tempat. Dengan sharing printer ini Akan banyak menghemat printer dan ruangan Anda juga tidak terlalu sumpek dengan printer. Apalagi sekarang ini hampir semua karyawan kantoran memiliki laptop masing-masing yang ingin menghubungkan laptopnya ke printer, dengan menggunakan Cara Sharing printer melalui lan atau wifi ini akan banyak menghemat ruang dan waktu karyawan.

Untuk bisa share printer setidaknya dibutuhkan dua komputer yang terhubung dengan sebuah jaringan LAN yang sama, satu komputer terhubung langsung dengan printer (Komputer Master) dan satu komputer lagi yang tidak ada printernya (Komputer Cliens). Secara umum Ada 3 Tahap proses yang harus dilakukan untuk bisa share printer:
  1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens)
  2. Pengaturan pada Komputer Master
  3. Pengaturan pada Komputer Cliens
kita uraikan satu persatu:

1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens)

Sebelum kita mulai sharing printer, terlebih dahulu Anda sudah mengetahui cara print dan install driver printer di komputer Anda. Kemudian beberapa komputer sudah terhubung dengan jaringa LAN atau Wifi dengan sebuah workgroup yang sama, jika komputer tersebut belum terhubung silahkan ubah terlebih dahulu Workgroup pada komputer Anda dengan nama yang sama, pada contoh kali ini kami membuat nama workgroup dengan nama "WORKGROUP". Untuk mengubahnya ikuti panduan berikut:

  • Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu temukan dan bukaSystem
Sharing Printer
Gambar 1. System Properties
  • Pilih Tab Computer Name, lihat apakah workgroup tersebut sudah sama dengan nama workgroup yang anda inginkan. Jika belum ubah workgorup tersebut dengan klik Change.
Sharing Printer setting workgroup
Gambar 2. Membuat nama komputer dan workgroup
  • Lalu ubahlah workgroup dengan nama yang Anda inginkan dan harus sama dengan nama workgroup pada komputer yang lain yang ingin Anda share printer, lalu klik OK.

2. Pengaturan pada Komputer Master

Pada Komputer yang terhubung langsung dengan Printer yang ingin Anda Share haruslah mengatur settingan printer sebagai berikut:
  • Buka kembali Control Panel melalui Start kemudian pilih dan buka Printer and Faxes, pada windows Printer And Faxes tersebut Akan terlihat printer yang sudah ready dan terhubung dengan komputer sekarang ini, klik kanan printer yang Anda ingin share lalu klik Sharing... (contoh kami menggunakan printer brother)
Membuka Sharing Printer Properties
Gambar 3. Membuka Sharing Printer Properties
  •  Lalu akan terbuka Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Silahkan pilih Share this printer, Beri nama sesuka Anda atau biarkan dengan nama yang sudah ada kemudian klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
Sharing Printer Properties
Gambar 4. Nama Printer pada Sharing Printing


3. Pengaturan pada Komputer Cliens

Setelah pengaturan pada tahap kedua selesai (jangan kebalik urutannya harus 1, 2 dan 3) maka terakhir kita Tambahkan printer yang telah di-sharing tadi pada komputer cliens:
  • Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu pilih Printer and Faxes,  Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Seperti gambar dibawah ini:
Add Sharing Printer
Gambar 5. Menambahkan Printer Sharing


  • Maka akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next >
printer sharing windows
Gambar 7. Tampilan awal Add Printer Wizard

  • Kemudian Pada Local or Network printer pilih  A network printer, or a printer altachead to another computer lalu klik Next >
printer sharing in windows 7
Gambar 8. Pilih A network printer
  • Kemudian pilih Browse for printer lalu klik Next >, maka komputer Anda akan mencari printer yang tadinya sudah kita share. Untuk proses cepatnya Anda bisa pilih yang kedua yaitu Connect to this printer dengan mengetikkah Nama printer master dan nama printer yang dishare tadi dengan format "\\server\printer" atau jika menggunakan contoh dari kami yang menggunakan printer brother maka "\\Operator\BrotherD" (lihat gambar 1 untuk nama komputer, dan gambar 4 untuk nama printer)
wifi printer sharing
Gambar 9. Pilih Browser for a printer atau Connet to this printer

  • Terakhir akan muncul info untuk mengkonfirmasi apakah Share Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Deafult, Anda bisa pilih tidak dengan menekan tombol No atau Pilih sesuai kebutuhan. Kami menyarankan Anda tidak memilih Yes karena setiap Anda print nanti akan ngeprint otomatis ke printer server, bagi pemula akan bingung karena yang diprint tidak keluar-keluar padahal sudah terprint di printer master. 

Langkah-langkah dalam mensharing printer baik sebagai server ataupun client

Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:

Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. 
Selanjutnya lakukan langkah berikut:

1.Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.














2.Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
















Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni
Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:

1.Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:













2.Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next














3.Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next














4.Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat akhiri dengan Next














5.Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next


Akhiri Wizard dengan klik Finish.

Setelah berhasil coba tes print dari komputer klien

perbedaan komponen fisik dan non fisik pada jaringan

·         Komponen Dasar Jaringan Komputer
·         Untuk dapat membangun sebuah jaringan, ada beberapa komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu:
·        
Komponen Fisik
·         Komponen fisik adalah komponen yang digunakan untuk bagian luar/ perangkat keras dalam membuat suatu jaringan yang akan di sambungkan pada perangkat komputer.
·         a. Unit Komputer

·         Sediakan minimal 2 unit komputer atau beberapa komputer sesuai kebutuhan, komputer ini nantinya yang bertindak sebagai server dan ada juga yang berperan sebagai workstation/client.

b.       LAN card
Secara kasat mata LAN card dapat dikenali dengan mudah dari bentuknya yang umumnya memiliki port seperti yang terdapat pada telepon namun sedikit lebih besar. Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard pada beberapa computer yang beredar diasaran. Jika belum maka komputer tersebut perlu ditambah LAN card secara add on di slot PCI/ISA dibagian mainboard



c.       Kabel Jaringan
Kabel sebuah jaringan digunakan sebagai media penhubung. Meskipun sekarang teknologi sudah memasuki  jaringan tanpa kabel (wireless). Namun kabel tetap digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Beberapa jenis kabel jaringan antara lain :
  • ·         Kabel Twisted Pair

Kabel ini terdiri dari beberapa kabel yang melilit didalamnya. Ada dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe ini yaitu Shield Twisted Pair (STP) dengan lapisan aluminium foil dan  Unshield Twisted Pair (UTP)
  • ·         Kabel Coaxial

Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator  dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar kemudian dibungkus dengan semacam PVC sebagai lapisan paling luar


  • ·         Fiber Optic

Kabel fiber optic terdiri ata inti serat kaca yang dibungkus seperti kabel pada umumnya
d.  Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabe dan colokan LAN Card  yang terdapat pada komputer. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan. Misalnya konektor tipe RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial sedangkan untuk tipe fiber optic mengunakan konektor ST.
e.  Tang Krimping
Tang ini berfungsi untuk menjepit kabel dengan konektor yang telah terpasang sehingga tidak mudah lepas saat instalasi. Penggunaan tang ini disesuaikan dengan jenis kabel dan konektor yang anda gunakan untuk membangun sebuah jaringan.
 f.  HUB
huHub adalah komponen jaringan yang memiliki port. Umumnya hub memiliki jumlah port mulai dari 4, 8, 16, 24 sampai 32 plus 1 port (uplink) untuk menghubungkan ke server atau ke hub lain. Hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lain.
6.   g.BRIDGE dan SWITCH
Bridge digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media penghubung dan model atau topologi yang berbeda. Sedangkan switch berbentuk mirip dengan hub, bedanya switch lebih pintar karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ketujuan. Selain itu ia memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.

 h.  Router

R   Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Seperti bridge, router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa model jaringan LAN bahkan WAN.



8.   i. Modem
     Digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang bisa dipahami oleh kita ataupun sebaliknya.

KOMPONEN NON-FISIK
·         Komponen fisik adalah komponen yang digunakan untuk bagian luar/ perangkat keras dalam membuat suatu jaringan yang akan di sambungkan pada perangkat komputer.
 1. Sistem Operasi untuk Komputer
Banyak sistem operasi yang beredar dan dapat digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer. Untuk komputer server biasanya digunakan Microsoft Windows NT 4 Server, Microsoft Windows 2000, ME, 2000 Professional, XP dan Distro Linux.
2. 2. Protocol Jaringan
     Protocol jaringan adalah aturan-aturan yang digunakan daam jaringan sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berhubungan. TCP/IP (transmission control protocol/internet protocol) adalah protocol standar yang didesain untuk mendukun bermacam-maca teknologi jaringan.


Perbedaan jaringan LAN, MAN dan WAN

 Perbedaan LAN, MAN dan WAN di Dalam Jaringan Komputer

Artikel Teknologi Komputer

Perbedaan LAN, MAN dan WAN di Dalam Jaringan Komputer - Berikut ini merupakan materi untuk Jaringan Komputer

Kronologi :
"Jika Anda bekerja dengan komputer yang tidak berhubungan dengan komputer lain, maka Anda dikatakan bekerja secara Stand Alone. Jika komputer Anda berhubungan komputer dan peralatan lain, atau membentuk suatu grup, maka bentuk hubungan ini diistilahkan dengan jaringan atau network. Komputer dapat saling berhubungan dan mengatur sumber data yang ada karena adanya sistem jaringan (Networking)."


 "Jaringan komputer" , apa sih itu Jaringan? Jaringan adalah Sekelompok komputer yang saling berhubungan satu dengan yang lain melalui media komunikasi (kabel, nirkabel). Media Jaringan antara lain :

Media jaringan kabel :
a. Kabel UTP
b. Kabel Koaksial
c. Kabel Serat Optik

Media Jaringan Nirkabel :
a. Gelombang Radio
b. Gelombang Mikro
c. Infra Red

Kecepatan media jaringan di atas berkisar antara 10 mb/s - 1000 mb/s. Dengan adanya Jaringan, memudahkan komputer untuk saling berhubungan dan sharing data satu dengan yang lain. 


Berikut beberapa jenis Jaringan yang sering ditemui, yaitu :

1. LAN (Local Area Network)

Jaringan yang menghubungkan komputer pribadi dan workstation dalam suatu tempat yang menggunakan perlatan secara bersama-sama dan salaing bertukar informasi. Radius jarak maximal LAN adalah 10 km.



Jaringan Local Area Network (LAN) merupakan jaringan yang cukup populer karena jaringan jenis ini jaringan yang kecil, 2 komputer saja yang saling terhubung bisa disebut dengan LAN

Local Area Network


Jaringan LAN merupakan jenis jaringan yang banyak dipakai karena tidak membutuhkan perangkat yang terlalu banyak. Hanya saja LAN digunakan untuk ruang lingkup yang cukup kecil. Seperti, Lab Komputer Sekolah, Warnet, Home Network, Perkantoran. Dan jarak yang bisa ditempuh antar komputer adalah 5-10 Km. Suatu Jaringan LAN biasanya bekerja pada kecepatan 10-100 Mbps. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch. Dan saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Ada pula karakteristik dari Jaringan LAN, yaitu :

  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Jarak Antar Prosesor LAN:
10 m Ruangan
100 m Gedung LAN
1 km Kampus


2. MAN (Metropolitan Area Network)



Alternatif jaringan/Jaringan yang menghubungkan jaringan LAN yang masih dalam wilayah satu kota. Radius jarak maximal MAN adalah 10 - 50 km

Metropolitan Area Network




Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya

jarak Antar Prosesor MAN:
                10 km Kota
                100 km Negara


3. WAN (Wide Area Network)


Wide Area Network


Jaringan yang menghubungkan komputer atara jaringan LAN dalam area yang lebih luas dan dihubungkan melalui telepon atau satelit, WAN sering disebut juga Internet

WAN dirancang untuk menghubungkan komputer-komputer yang terletak pada suatu cakupan geografis yang luas, seperti hubungan kota antar kota di dalam suatu negara bahkan antar negara.  Jarak yang bisa ditempuh oleh suatu jaringan WAN berkisar pada 100 KM – 1000 KM. Dan mempunyai kecepatan antara 1.5 Mbps – 2.4 Gbps. Dalam WAN biaya untuk peralatan transmisi lebih tinggi, karena memerlukan perangkat yang lebih banyak lagi dan biasanya membutuhkan suatu Router, dan biasanya jaringan jaringan WAN dimiliki dan dioperasikan oleh jaringan publik.
Jarak Antar Prosesor WAN
1000 km Benua

Pengertian dan Jenis-jenis Topologi Jaringan

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi jaringan merupakan representasi geometri dari hubungan antar perangkat (terminal komputer, repeaters, bridges) satu dengan lainnya (Green, 1985:22).

Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi dua yaitu:

     
  1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus 
  2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapatberkomunikasi dengan perangkat lainnya.

Topologi Bus

Topologi bus merupakan topologi dimana semua perangakat keras terhubung melalui kabel tunggal yang kedua ujungnya tidak tertutup dan masing-masing ujungnya menggunakan sebuah perangkat terminator. Jika alamat perangkat sesuai dengan alamat pada informasi yang dikirim, maka informasi akan diterima dan diproses. Jika tidak, maka informasi akan diabaikan.

Topologi Bus
Topologi Bus

Keuntungan topologi bus adalah :
  1. Jarak LAN tidak terbatas
  2. Kecepatan pengiriman tinggi.
  3. Tidak diperlukan pengendali pusat.
  4. Jumlah perangkat yang terhubung dapat dirubah tanpa mengganggu yang lain.
  5. Kemampuan pengembangan tinggi.
  6. Keterandalan jaringan tinggi.
  7. Kondusif untuk jaringan gedung bertingkat.
Kerugian topologi bus adalah :
  1. Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan kemacetan.
  2. Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal.
  3. Operasional jaringan LAN tergantung tiap perangkat.

Topologi Ring

Topologi ring merupakan topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka informasi akan diproses sedangkan jika tidak maka informasi diabaikan.

Topologi Ring
Topologi Ring

Keuntungan topologi ring adalah:
  1. Kecepatan pengiriman tinggi.
  2. Dapat melayani traffic yang padat.
  3. Tidak diperlukan host, relatif murah.
  4. Dapat melayani berbagai mesin pengirim.
  5. Komunikasi antar terminal mudah.
  6. Waktu yang diperlukan untuk pengaksesan data optimal.
Kerugian topologi ring adalah:
  1. Perubahan jumlah perangkat sulit.
  2. Kerusakan pada media pengirim dapat mempengaruhi seluruh jaringan.
  3. Harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi kesalahan untuk kemudian di isolasi.
  4. Kerusakan salah satu perangkat menyebabkan kelumpuhan jaringan.
  5. Tidak baik untuk pengiriman suara, video dan data.

Topologi Tree

Topologi tree merupakan generalisasi dari topologi bus, media transmisi berupa kabel yang bercabang tanpa loop tertutup.Topologi tree selalu dimulai pada titik yang disebut headend. Satu atau beberapa kabel berasal dari headend.

Topologi Tree
Topologi Tree

Keuntungan topologi tree adalah :
  1. Kontrol manajemen mudah karena bersifat terpusat.
  2. Mudah untuk dikembangkan.
Kerugian topologi tree adalah :
  1. Karena data yang dikirim diterima oleh semua perangkat diperlukan mekanisme untuk mengidentifikasi perangkat yang ingin di tuju.
  2. Diperlukan mekanisme transmisi data untuk menghindari overlapping sinyal jika 2 perangkat mengirim data secara bersamaan. 

Topologi Star

Pada topologi star terdapat perangkat pengendali yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data. Sedangkan perangkat lain terhubung dengan perangkat pengendali sehingga pengiriman data akan melalui perangkat pengendali.

Topologi Star
Topologi Star

Keuntungan topologi star adalah:
  1. Dapat diandalkan
  2. Mudah dikembangkan
  3. Keamanan data tinggi
  4. Kemudahan akses ke jaringan LAN lain
Kerugian topologi star adalah:
  1. Jika trafik padat maka dapat menyebabkan lambatnya jaringan
  2. Jaringan sangat bergantung pada perangkat pengendali.

Topologi Mesh

Jenis topologi yang merupakan dari berbagai jenis topologi yang lain(disesuaikan dengan kebutuhan). Biasanya digunakan pada jaringan yang tidak memiliki terlalu banyak node di dalamnya. Dikarenakan setiap perangkat dihubungkan dengan perangkat lainnya.

Topologi Mesh
Topologi Mesh

Keuntungan topologi mesh adalah:
  1. Memiliki respon waktu cepat.
  2. Tidak memerlukan protocol tambahan karena tidak ada fungsi switching.
Kerugian topologi mesh adalah:
  1. Biaya cukup mahal.